Kamis, 27 Oktober 2016

Pupuk Organik Cair dari Ikan

P O C Ikan
Bahan-bahan :
• 5 kg ikan lele Clarias sp. (pilih yang bobotnya 2oo gram per ekor)
• 2 kg gula merah
• 44 gram ragi roti
• 100 ml yogurt tanpa rasa
• 10 liter air minum
Langkah-langkah pembuatan pupuk organik cair fermentasi ikan
• Bersihkan jerohan dan darah ikan lele, potong kepalanya, bagian yang dipakai dalam pembuatan POC hanya daging dan tulang ikan lele.
• Setelah dibersihkan dan dicuci dengan air bersih, potong-potong daging ikan lele sehalus mungkin kemudian haluskan dengan blender atau grinder.
• Larutkan gula merah dengan air panas.
• Masukkan ikan lele, larutan gula merah, ragi roti ke dalam fermenter.
• Aduk searah hingga tercampur merata.
• Tutup rapat fermenter dan biarkan selama 72 jam.
• Masukkan yogurt ke dalam fermenter.
• Aduk searah hingga tercampur merata.
• Tutup rapat fermenter dan biarkan selama 14 hari.
• Setelah 72 jam + 14 hari, saring POC dengan kain hingga didapat POC yang bersih dan bebas ampas.

Cara Pemakaian Pupuk Organik Cair Fermentasi Ikan
Untuk disiramkan pada perakaran encerkan 5 ml POC dengan 1 liter air, sedangkan jika untuk disemprotkan pada daun encerkan 2,5 ml POC dengan 1 liter air.
Interval penyemprotan yang ideal 7 hari sekali, POC fermentasi ikan ini reaksinya cepat terlihat, terutama pada tanaman dengan pertumbuhan daun yang cepat seperti sayur-sayuran dan kacang-kacangan.


sumber : https://www.facebook.com/notes/gapesi-gabungan-petani-singkong-indonesia/p-o-c-ikan/907798592596677
Share:

Pengendali Walang Sangit

Pengendali Walang Sangit
Bahan :
1. 10 kg Gadung (Dioscorea hipsida)
2. 10 kg Jengkol (Pithecellobium lobatum)
3. 5 kg Pulai (Alstonia scholaris)
4. 5 kg Pinang (Areca catechu)
5. 5 kg Brotowali (Tinospora crispa)
6. 5 kg daun dan buah kecubung (Datura metel)
7. 3 kg daun Johar (Cassia siamea)
8. 3 kg daun Gamal (Glirisida sepium)
9. 0,5 kg kapur sirih
Pembuatan dan pemakaian :
Semua bahan ditumbuk hingga halus kemudian dimasukkan ke dalam drum yang ada tutupnya. Selanjutnya air sebanyak 100 liter dimasukkan dan ditutup rapat selama 2 – 3 minggu sampai bahan membusuk.
Untuk penyemprotan, cairan diambil dan dicampur air dengan perbandingan 1 : 4.


sumber : https://www.facebook.com/notes/gapesi-gabungan-petani-singkong-indonesia/pengendali-walang-sangit/907797362596800
Share:

MASALAH DENGAN KUTU KEBUL/PUTIH

MASALAH DENGAN KUTU KEBUL/PUTIH
BISA DICOBA RESEP INI...
YG SUDAH SIH LANGSUNG BABLAS.... HE HE...
MOGA BERMANFAAT
Bahan- bahan: Bawang putih 1 ons kunyit 1 ons Lengkuas 3 ons Sereh 3 batang Merica secukupnya
Cara membuat: Semua bahan ditumbuk sampai hancur, tambahkan air 1 liter dan didihkan sebentar. Setelah selesai pindahkan ke ember atau wadah. Tambahkan sabun cuci yang biasa untuk mencuci piring secukupnya, aduk sampai rata, kemudian dinginkan. sebelum digunakan saring dengan kain halus, agar tidak menyumbat semprotan.
Aplikasi: setiap 100 cc - 200 cc tambahkan air 3 s/d 4 liter air. Semprotkan pada tanaman yang terkena hama.

SUMBER : https://www.facebook.com/notes/gapesi-gabungan-petani-singkong-indonesia/masalah-dengan-kutu-kebulputih/907797095930160
Share:

alternatif herbisida alami (SAHRUDIN ADEN)

alternatif herbisida alami :
bahan - bahan
- nanas 4 buah
- air nira 2 ltr
- air kelapa 2 ltr
- ragi 10 btr
- jamu bumi 250 ltr
- cuka up 80 % 1 ltr
cara buat :

- nanas blender
- campur seluruh bahan aduk rata
- masukkan dalam drigen tutup dengan kain halus
- pendam drigen berisi campuran bahan bahan tersebut kedalam tanah selama 2 minggu
- saring dan siap digunakan , dosisi 1: 10
selamat mencoba semoga berhasil

SUMBER : https://www.facebook.com/notes/gapesi-gabungan-petani-singkong-indonesia/alternatif-herbisida-alami/907796809263522
Share:

Rabu, 22 Juni 2016

FILOSOFI POHON BAMBU (Bang Toyib)


Walaupun setiap hari disiram & dipupuk, tumbuhnya hanya beberapa puluh centimeter saja.
Namun setelah 5 tahun kemudian, pertumbuhan pohon bambu sangat dahsyat dan ukuran nya tidak lagi centimeter melainkan meter.
Pohon bambu tidak akan menunjukkan pertumbuhan berarti selama 5 tahun pertama.
_Sebetulnya apa yang terjadi pada sebuah pohon bambu...?_
Ternyata, selama 5 tahun pertama, ia mengalami pertumbuhan dahsyat pada akar, dan bukan pada batang.
Share:

Sahrudin


Nama lengkap : Sahrudin ama panggilan : AdenTempat tanggal lahir : Kota agung
Alamat : Sidokerto bumiratu nuban lampung tengah
Nomor HP : 085279834XXX   
Email : sahrudinaden@yahoo.com  
Facebook : Sahrudin Aden
Status : Menikah
Motto : Berfikir sebelum berkata
Share:

Pupuk Andalan Bang Toyib

SELAMAT PAGI INDONESIA
Alhmdulillah...pagi ini masih diberi kesehatan setelah semalam meriang karena radang tenggorokan.
Saya berikan formula pembuatan Pupuk Kompos Padat andalan saya, sebagai rasa syukur atas kesehatan anak, istri, ibu dan kluarga saya.
Berikut FORMULA itu :
BAHAN
- Kohe kambing 20 kg
- Kohe ayam telor kering 25 kg
- Jerami dicacah 10-15 kg
- Cocopeat 5 kg
- dekomposter tricoderm 1-2 kg - Gula cair 1 kg

CARA PEMBUATAN
Campur semua bahan , aduk rata siram serata mungkin dan tutup rapat dengan plastik.
Jika ada arang sekam atau abu bakaran bata campurkan secukupnya.
Buka, siram air dan aduk rata setiap 3 hari sekali selama 2 minggu.
Setelah dingin tak ada reaksi fermentasi, kompos siap digunakan sebagai pupuk dasar dan pupuk susulan.
Biasanya pada usia 3-4 minggu siap digunakan.
Selamat mencoba

Sumber : disini
Share:

Kamis, 02 Juni 2016

Pengomposan Kohe Sapi (Sahrudin Aden)


Pengomposan diartikan sebagai proses dekomposisi secara biologi untuk mencapai bahan organik yang stabil. Proses pengomposan menghasilkan panas. Dengan dihasilkannya panas makan akan dihasilkan produk kompos akhir yang stabil, bebas dsri pathogen dan biji-biji gulma, berkurangnya bau, dan lebih mudah diaplikasikan ke lapangan. Selain itu perlakuan pengomposan dapat meningkatkan ketersediaan hara bagi tanaman karena perubahan bentuk dari tidak tersedia menjadi mudah tersedia. Pada Tabel 3 di bawah adanya pengomposan meningkatkan kadar hara N, P, K, Ca, dan Mg.
Tabel Peningkatan kadar hara beberapa bahan dasar pupuk setelah pengomposan N P2O5 K2O Ca Mg Bahan organik kadar air (dalam %)


Pengomposan pupuk kandang mempunyai kelebihan dan kekurangan. Keuntungan yang dapat diperoleh diantaranya yaitu mengurangi masa dan volume (mengurangi biaya penyimpanan), berkurangnya bau, terbasminya patogen,biji-bijian gulma menjadi mati, memperbaiki kondisi tanah, mempermudah transportasi, mengurangi sumber polusi, dan meningkatkan pelepasan hara-hara yang berkualitas lebih tinggi dari kompos secara perlahan-lahan dalam waktu tertentu. Sedangkan kekurangan dari kompos pupuk kandang (pukan) yaitu Kehilangan NH3(N), diperlukan waktu dan tenaga, memerlukan biaya investasi alat dan pengoperasiannya, dibutuhkan lahan untuk pengomposan dan diperlukan pemasaran.
Hasil penelitian pembuatan kompos dari kotoran hewan menunjukan bahwa 10-25% dari N dalam bahan asal kompos akan hilang sebagai gas NH3 selama proses pengomposan.

Sumber : disini
Share:

UNSUR HARA YANG DIBUTUHKAN TANAMAN (sahrudin Aden)


UNSUR HARA YANG DIBUTUHKAN TANAMAN .
Unsur hara yang dibutuhkan tanaman adalah unsur hara esensial.
unsur hara ini dibedakan atas dua kelompok yaitu
unsur hara esensial makro dan esensial mikro.
Share:

Manfaat AIR KELAPA bagi tanaman

AIR KELAPA
Air kelapa yang biasanya dibuang ternyata memiliki manfaat yang sangat besar.
air kelapa kaya akan potasium (kalium) hingga 17 %.
Selain kaya mineral,
air kelapa juga mengandung gula antara 1,7 sampai 2,6 %

Share:

Coco Peat (Sahrudin Aden)


COCO PEAT
Coco peat adalah serbuk sabut kelapa, yang sebetulnya adalah limbah dari limbah. Kita katakan limbah dari limbah karena bahan bakunya diambil dari limbah pabrik pengolahan coco fiber yang bahan bakunya juga diambil dari limbah, yaitu limbah pabrik pengolahan kelapa. Dan ini merupakan anugerah ilahi yang harus disyukuri, yang mana hampir seluruh bagian dari tanaman coco/kelapa ini dapat kita manfaatkan. Terkhusus untuk coco peat ini jika kita olah menjadi pupuk ternyata banyak mengandung unsur hara makro dan mikro
Share:

Cara Membuat Mol Tape (Sahrudin Aden)


Mol Tape
Tape singkong .... 50 kg
Air kelapa .... 50 Lt
Air cucian beras .... 50 Lt
Gula cair .... 5 kg
Jamu bumi .... 3 lt


cara Buat bahan-bahan tersebut diaduk jadi satu ,,difermentasi an-aerob pada drum kedap udara selama 2 minggu
funsi sebagai penacu pertumbuhan buah dierikan pada saat umbi singkong umur 3 bln

Sumber : Disini
Share:

Rabu, 01 Juni 2016

Asam Amino dan Cara Membuatnya (Sahrudin Aden)



ASAM AMINO

fungsi dan manfaat bagi tanaman :
• Meningkatkan penyerapan dari sel-sel tanaman
• Mineral akan terikat pada asam amino melalui proses kelasi ( chelation) , dan terjadi penetrasi yang lebih besar pada selaput kutikel dengan kecepatan tinggi secara pemancaran yang sederhana. Asam Amino mempunyai sifat menyerap air.
• Penyusupan nutrisi penting ke dalam sel tanaman adalah tugas Asam Amino.
• Sebagian nutrisi pada tanah merupakan kation yang bermuatan positif, yang dengan mudah akan terlepas karena tidak mampu menempel pada tanah yang bermuatan negatif. Asam Amino dapat mengikat nutrisi dan menyusupkannya ke dalam tanaman.
• Asam Amino memudahkan penyerapan.
• Asam Amino berbentuk biologi aktif ketika masuk kedalam sel tanaman. Hal ini akan mempercepat respons tanaman terhadap penyerapan nutrisi.
Disamping mempercepat kedewasaan tanaman dan meningkatkan hasil panen karena nutrisi mudah terserap oleh tanaman pada saat-saat kritis selama siklus hidup tanaman, juga memberi keuntungan lain yaitu mengurangi kadar racun.
ASAM AMINO
BAHAN :
Bio activator/mol 100ml
gulamerah 1kg,
ikan lele 1kg,
susu murni 1lit (bs diganti dgn susu kental manis 1klg)
CARA BUAT :
.
Ikan lele dicincang halus, gula merah cukup dirajang.
Masukan susu lalu ikan lele trus gula merah dan bio actifator kedalam wadah plastik, tutup dgn kain brpori yg sngt halus, letakan ditempat terbuka tidak trkena matahari langsung, trhindar dari hujan. Fermentasi dilakukan 30 hari, stlh minggu prtama harus diaduk agar trcampur dgn rata berfungsi sebagai imun tanaman dan suplai nutrisi makro-mikro
Aplikasi : Kocor tanah 5 ml/lt air
Ke daun dan batang 2,5 ml/lt air


Sumber : disini
Share:

Selasa, 31 Mei 2016

Pemanfaatan Hormon Organik (Sahrudin Aden)


Pemanfaatan Hormon Organik
Di sekitar kita banyak sekali bahan-bahan organik yang mengandung hormon tertentu. Seperti:
Air seni (kencing) kambing; kelinci dll secara umum mengandung hormon auksin.
kecambah (toge) mengandung auksin
bawang merah mengandung auksin
antanan mengandung sitokinin
buncis mengandung sitokinin
air kelapa mengandung auksin, sitokinin, giberelin
sirih mengandung sitokinin
kacang hijau mengandung giberelin
eceng gondok mengandung giberelin
pisang mengandung auksin dll


Sumber : disini
Share:

Mengenal dan Membuat ZPT Dengan Mudah oleh Sahrudin Aden


 Zat pengatur tumbuh (ZPT) terdiri dari fitohormon dan senyawa-senyawa organik sintetik yang sama dengan fitohormon atau yang mempunyai efek sama dengan fitohormon. Fitohormon atau hormon tumbuhan adalah senyawa organik bukan nutrisi yang aktif dalam jumlah kecil (10-6-10-5 M) yang disintesa dari bagian tertentu dari tanaman dan pada umumnya diangkut ke bagian lain dimana zat tersebut menimbulkan tanggapan secara biokimia, fisiologis dan morfologis. Hormon tumbuhan merupakan bagian dari proses regulasi genetik dan berfungsi sebagai prekursor. Rangsangan lingkungan memicu terbentuknya hormon tumbuhan. Bila konsentrasi hormon telah mencapai tingkat tertentu, sejumlah gen yang semula tidak aktif akan mulai ekspresi. Dari sudut pandang evolusi hormon tumbuhan merupakan bagian dari proses adaptasi dan pertahanan diri tumbuh-tumbuhan untuk mempertahankan kelangsungan hidup jenisnya.
Menurut Wattimena, seorang profesor dari Institut Pertanian Bogor (IPB), ZPT dibedakan menjadi 6 kelompok, yaitu auksin, giberelin, sitokinin, asam absisik (ABA), etilen dan retardan. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, ZPT banyak digunakan dalam pertanian modern untuk meningktkan kualitas serta kuantitas produk. Beberapa fungsi ZPT diantaranya ialah :
a. AUKSIN
1. Perkecambahan biji. Auksin akan mematahkan dormansi biji (biji tidak mau berkecambah) dan akan merangsang proses perkecambahan biji. Perendaman biji/benih dengan Auksin juga akan membantu menaikkan kuantitas hasil panen.
2. Pembentukkan akar. Auksin akan memacu proses terbentuknya akar serta pertumbuhan akar dengan lebih baik.
3. Pembungaan dan pembuahan.
Auksin akan merangsang dan mempertinggi prosentase timbulnya bunga dan buah.
4. Mendorong Partenokarpi.
Partenokarpi adalah suatu kondisi dimana tanaman berbuah tanpa fertilisasi atau penyerbukan sehingga dapat menghasilkan buah tanpa biji.
5. Mengurangi gugurnya buah sebelum waktunya.
6. Mematahkan dominansi pucuk / apikal, yaitu suatu kondisi dimana pucuk tanaman atau akar tidak mau berkembang.
b. SITOKININ
1. Pembelahan sel dan pembesaran sel. Sitokinin memegang peranan penting dalam proses pembelahan dan pembesaran sel, sehingga akan memacu kecepatan pertumbuhan tanaman.
2. Pematahan Dormansi biji. Sitokinin berfungsi untuk mematahkan dormansi (tidak mau berkecambah) pada biji-bijian tanaman.
3. Pembentukkan tunas-tunas baru,turut dipacu dengan penggunaan Sitokinin.
4. Penundaan penuaan atau kerusakan pada hasil panenan sehingga lebih awet.
5. Menaikkan tingkat mobilitas unsur-unsur dalam tanaman.
6. Sintesis pembentukkan protein akan meningkat dengan pemberian Sitokinin.
c. GIBERELIN
1. Mematahkan dormansi atau hambatan pertumbuhan tanaman sehingga tanaman dapat tumbuh normal (tidak kerdil) dengan cara mempercepat proses pembelahan sel.
2. Meningkatkan pembungaan.
3. Memacu proses perkecambahan biji. Salah satu efek giberelin adalah mendorong terjadinya sintesis enzim dalam biji seperti amilase, protease dan lipase dimana enzim tersebut akan merombak dinding sel endosperm biji dan menghidrolisis pati dan protein yang akan memberikan energi bagi perkembangan embrio diantaranya adalah radikula yang akan mendobrak endosperm, kulit biji atau kulit buah yang membatasi pertumbuhan/perkecambahan biji sehingga biji berkecambah.
4. Berperan pada pemanjangan sel.
5. Berperan pada proses partenokarpi. pada beberapa kasus pembentukan buah dapat terjadi tanpa adanya fertilisasi atau pembuahan, proses ini dinamai partenokarpi.
Petani dapat membuat sendiri larutan yang mengandung ZPT dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitarnya. Berikut ini beberapa resep praktis dalam pembuatan auksin, sitokinin dan giberelin :
a. AUKSIN
Bahan : 1 Kg Keong mas / Bekicot, 5 Lt Air, 1 Kg Gula / Tetes tebu, 1 gelas EM4
Cara Pembuatan :
Keong mas/bekicot direbus dengan air sampai mendidih kemudian diambil dagingnya, cangkang dibuang. Setelah dingin, masukkan EM4, aduk dan campur sampai rata. Masukkan dalam wadah, tutup dengan plastik lalu ikat dengan karet. Simpan dan letakkan pada tempat yang teduhm biarkan selama 12-15 hari.
b. SITOKININ
Bahan : 1 Kg bonggol pisang, 5 Lt air, 1 Kg gula, 1 gelas EM4
Cara Pembuatan :
Bonggol pisang dicacah atau diblender kemudian dicampur dengan semua bahan. Aduk sampai rata, masukkan dalam wadah kemudian tutup denga plastik dan ikat memakai karet. Simpan dan diamkan selama 12-15 hari pada tempat yang teduh.
c. GIBERELIN
Bahan : 1 Kg rebung bambu, 5 Lt air, 1 Kg gula, 1 gelas EM4
Cara Pembuatan :
Kupas rebung bambu, kemudian dicacah kecil-kecil dan dicampur dengan semua bahan lainnya. Aduk sampai rata, masukkan dalam wadah kemudian tutup denga plastik dan ikat memakai karet. Simpan dan diamkan selama 12-15 hari pada tempat yang teduh.

Sumber : disini
Share:

Beberapa Bahan Organik yang Mengandung Unsur Hara NPK

Sebagai seorang petani, saya mencoba untuk berkreasi dengan memanfaatkan bahan-bahan alami disekitar saya sendiri untuk di jadikan pupuk organik. hal ini saya lakukan selain untuk mengurangi biaya operasional dalam pembelian pupuk juga sebagai bahan pembelajaran yang saya lakukan dalam mendalami pertanian organik.
Beberapa uji coba telah saya lakukan dalam membuat pupuk organik sendiri, dan Alhamdulillah ada hasil yang telah saya lakukan, diantaranya biaya untuk pembelian pupuk menjadi berkurang, hasil produksi tetap tinggi. Mengapa saya tertarik untuk melakukan ujicoba dalam pertanian organik. karena kalau saya amati sendiri selamaterjun di bidang pertanian padi, khusunya di daerah saya sendiri ternyata dalam budidaya pertanian yang saya lihat di sekitar lingkungan saya adalah pemakaian pestisida yang sangat berlebihan, pemapaian pupuk kimia yang terlalu tinggi, biaya produksi cukup tinggi dan populasi hama semakin banyak.
Dengan melihat kondisi seperti itu saya jadi prihatin mengingat pertanian kita sudah banyak tercemari oleh pemakain pestisida yang berlebihan, hal ini perlu adanya kebijakan dari pemerintah secara menyeluruh dari hulu sampai hilir, dari pusat sampai ke petani.
Pemahaman akan pertanian organik tentunya harus terus digalakkan dan diintensifkan ke berbagai lapisan masyarakat, khususnya para petani dan masyarakat pada umumnya, karena cepat atau lambat kondisi tanah kita akan rusak sehingga menjadikan tanah yang subur menjadi gersang dan otomatis akan berdampak pada ketahanan pangan bagi bangsa ini.
Oh ya…..jadi ngelantur nih……maaf ya….sekedar unek-unek dalam hati saja. kembali ke topik di atas yaitu beberapa bahan organik yang mengandung unsur hara NPK yang dapat kita manfaatkan untuk pertanian kita. Saya telah ujicoba beberapa bahan yang mungkin dapat Anda temui disekitar rumah atau daerah Anda. Namun sebelum itu sedikit saya akan bahas tentang unsur NPK.
Dalam pertumbuhannya tanaman memerlukan tiga unsur hara penting, yaitu nitrogen (N), fosfat (P), dan kalium (K).
Fungsi Nitrogen (N) bagi Tanaman :
  •  Untuk merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan, terutama pada fase vegetatif, khususnya batang, cabang, dan daun. 
  • Untuk pembentukan hijau daun (klorofil) yang sangat berguna dalam proses fotosintesis.
  • Untuk membentuk protein, lemak, dan berbagai persenyawaan organik lainnya.
Bahan-bahan alami yang mengandung unsur nitrogen diantaranya azolla, kacang-kacangan, jerami atau dedaunan yang berwarna hijau, serta urin dan kotoran hewan atau manusia.
Fungsi Fospor (P) bagi Tanaman :
  • Unsur fosfor (P) bertugas mengedarkan energi keseluruh bagian tanaman, berguna untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan akar, khususnya akar benih dan tanaman muda.
  • Sebagai bahan mentah untuk pembentukan sejumlah protein tertentu, membantu asimilasi dan pernapasan, mempercepat pembungaan dan pembuahan,
  • Serta mempercepat pemasakan biji dan buah. 
Sementara bahan alami yang mengandung unsur fosfor dan kalium antara lain ampas tebu, batang pisang, sabut kelapa, dan abu kayu. 
Fungsi Kalium (K)  bagi Tanaman :
  • Membantu pembentukan protein, karbohidrat dan gula.
  • Kalium pun berperan dalam memperkuat tubuh tanaman agar daun, bunga, dan buah tidak mudah gugur.
  • Membantu pengankutan gula dari daun ke buah atau umbi. 
  • Kalium pun merupakan sumber kekuatan bagi tanaman dalam menghadapi kekeringan dan serangan penyakit. 
Cara Membuat Pupuk Organik Cair dengan kandungan NPK
Cara pembuatan pupuk organik cair (POC) berdasarkan kandungan unsur haranya. POC dengan unsur hara N Nitrogen menjadi sangat penting bagi tanaman pada fase vegetatif. Kekurangan hara ini akan menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi lambat. Mula-mula daun menguning dan mengering, lalu rontok. Daun yg menguning diawali dari daun bagian bawah, lalu disusul daun bagian atas.
Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat POC berunsur hara N adalah :
  1. Daun salam 1 kg,
  2. babadotan 1 kg, 
  3. air kelapa 1 liter, 
  4. bintil akar kacang tanah 1 kg,
  5. EM TANI 100 cc atau EM4, 
  6. gula pasir 10 sendok. 
Caranya pembuatannya :
Daun salam, babadotan, dan bintil akar kacang tanah ditumbuk sampai halus, lalu dimasukan ke dalam ember berisi air kelapa yang sudah dicampur EM TANI dan gula pasir. Selanjutnya ember ditutup rapat dan dibiarkan selama tiga minggu. Setelah itu cairan disaring dan siap untuk digunakan. POC dengan unsur hara P Gejala yang ditunjukan tanaman akibat kekurangan unsur fosfor adalah daun bawah berubah warna menjadi tua atau tampak mengkilap merah keunguan. Kemudian menjadi kuning keabuan dan rontok. Tepi daun, cabang, dan batang berwarna merah keunguan. Batang kerdil dan tidak menghasilkan bunga dan buah. Jika sudah terlanjur berbuah ukurannya kecil, jelek, dan lekas matang.
Bahan yang diperlukan untuk membuat POC berunsur hara P adalah :
  1. batang pisang 1 kg, 
  2. gula pasir 1 ons, 
  3. air 1 liter. 
Cara pembuatannya :
Untuk pembuatannya adalah sebagai brikut: 1. Larutkan gula dengan air dalam ember dan iris-iris batang pisang. 2. Masuka irisan tersebut pada plasitk yang sudah dilubangi sebelumnya atau dibungkus dengan kain kasa, lalu ikat jangan samapai irisan batang pisang berceceran. 3. Masukan plastik atau kain kasa yang berisi irisan batang pisang ke dalam ember yang berisi larutan gula. 4. Supaya tenggelam, platik atau kain kasa diberi pemberat. 5. Tutup ember rapat-rapat. 6. Setelah dua minggu irisan batang pisang dikeluarkan dari pembungkusnya, kemudian diremas-remas sampai airnya habis. 7. Setelah disaring, larutan siap digunakan.
Bahan yang dipeelukan untuk membuat POC dengan unsur hara K adalah :
  1. sabut kelapa sekitar 5 kg 
  2.  air 100 liter
Cara pembuatannya :
Sabut kelapa dicacah, lalu dimasukan kedalam drum. Setelah itu, drum diisi air dan ditutup rapat. Supaya sabut kelapa tidak berantakan, sebaiknya dimasukan kedalam wadah (seperti irisan batang pisang), diikat dan diberi pemberat agar tenggelam. Setelah dibiarkan selama dua minggu air akan berubah warna menjadi coklat kehitaman. Selanjutnya air disaring dan siap untuk digunakan.
Kalium sangat penting bagi tanaman khususnya pada fase generatif, terutama dalam pembentukan biji, supaya biji tersebut bernas (berisi). Ciri tanaman yang kekurangan kalium adalah daun mengkerut atau keriting, timbul bercak-bercak merah kecoklatan lalu kering dan mati. Perkembangan akar lambat. Buah tumbuh tidak sempurna, kecil, jelek, dan tidak tahan lama.
Aplikasi pada tanaman padi
Untuk merangsang pertumbuhan anakan semprotkan POC yang mengandung hara N dan P saat tanaman berumur 0-56 hari dengan interval seminggu sekali. Dosis yang digunakan untuk tangki yang berkapasitas 14 liter adalah 1 liter POC “N” ditambah 20 cc POC “P”. – Untuk merangsang pembungaan dan pembentukan biji yang bernas (berisi), semprot tanaman saat berumur 63 hari sampai biji padi terlihat menguning dengan interval seminggu sekali. Dosis yang digunakan adalah 40 cc POC “P” dicampur dengan 1 tangki (14 liter) POC “K”.
Sekian dulu semoga bermanfaat.
Sumber : disini
Share:

Cara Membuat Pupuk Organik Padat (Sahrudin Aden)

Bagaimana cara membuat pupuk organik padat? Pupuk organik padat adalah pupuk organik yang secara fisik berbentuk padat. Untuk mendukung konsep pertanian organik, maka dibutuhkan salah satu komponen pendukung agar kegiatan budidaya secara organik dapat berlangsung dengan baik. Salah satu komponen pendukung tersebut adalah pupuk organik padat. Organik padat memiliki peran yang sangat bersar dalam mengembalikan kesuburan tanah, terutama berkaitan dengan sifat fisik tanah, sifat kimia tanah, dan sifat biologi tanah.
Share:

Cara pembuatan Pupuk Organik Alami

Cara pembuatan Pupuk Organik Alami :
Pupuk KCL Cair Bahan:
1. Air
2. Sabut kelapa secukupnya
3. Drum (diperlukan untuk merendam bahan)
Cara pembuatan:
Masukkan sabut kelapa ke dalam drum sampai setengahnya. Setelah drum diisi sabut kelapa
berilah air sampai penuh. Tutuplah rapat-rapat dengan plastik. Biarkan drum tertutup selama 2
minggu. Setelah air berubah menjadi berwarna hitam pertanda air sudah melarutkan
kandungan KCL pada sabut kelapa. Air tersebut sudah siap digunakan, jika airnya sudah habis
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Anggota GAPESI